Selalu Unggul dalam Survei, Mungkinkah Ganjar Digaet Parpol Lain?

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, semakin mencuat ke publik setelah tak diundang di rapat DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Tengah yang dihadiri oleh Puan Maharani. Hal ini memunculkan spekulasi bahwa ada konflik terkait Pilpres 2024 di mana Puan juga digadang-gadang maju.

Padahal, fakta hasil survei sejumlah lembaga sejak tahun 2021 menunjukkan bahwa elektabilitas Ganjar memang jauh di atas Puan Maharani.

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, mengatakan bahwa konflik menyangkut Ganjar melawan kubu Puan, memungkinkan sang gubernur digaet oleh partai politik (Parpol) lain sebagai bakal capres di 2024. Namun, kondisi itu takkan mudah bahkan cenderung sulit.

Pertama, pilpres masih lama dan keputusan partai biasanya diambil jelang pendaftaran pada Juni 2023.

Kedua, elektabilitas Ganjar harus bertahan tetap tinggi. Sementara perjalanan popularitas Ganjar baru naik setelah Covid-19 di mana sang gubernur memang banyak diliput media. Kenaikan elektabilitas Ganjar ini sejalan dengan kepala daerah lain.

"Kalau Covid-nya selesai dan menurun, apakah elektabilitas Ganjar bisa bertahan?" kata Qodari, Senin (24/5/2021).

Ketiga, pencapresan Ganjar akan tergantung analisa parpol sendiri atas sejauh mana kekuatannya. Kalau elektabilitas Ganjar sangat terkonsentrasi di Jateng, Qodari menilainya agak berbahaya.

"Kalau bicara Jateng, sesungguhnya yang kuat bukan figurnya tetapi PDIP sebagai partai. Istilahnya, Jateng itu kandang banteng. PDIP sangat kuat di Jateng, karena dia bukan sekadar partai, tetapi ada akar budaya, kultural, dan ideologi mendalam," urainya.

Contohnya Prabowo saat maju di Pilpres 2019, menaruh pusat kampanyenya di Solo. Hasilnya tak maksimal karena justru itu memicu "tanduk banteng" keluar.

"Justru banteng keluar tanduknya. Jika partai lain, menilai elektabilitas Ganjar hanya di Jateng, agak sulit parpol lain mendukung Ganjar. Karena toh akan sulit mengalahkan suara PDIP di Jateng," pungkas Qodari.

Jika dicek satu persatu, Ganjar memang unggul jauh dibanding nama lainnya di PDIP. Baik itu Menteri Sosial Tri Rismaharini maupun Puan yang memiliki posisi strategis sebagai mantan Menko PMK dan kini Ketua DPR.

Catat saja, hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada 25-31 Januari 2021, Ganjar berada di nomor satu untuk calon dari PDIP dengan 10,6%. Sementara Puan di angka 0,1%.

Charta Politika dalam surveinya pada 20-24 Maret 2021, Ganjar Pranowo meraih elektabilitas 16%, sementara Puan di angka 1,2%.

Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 28 Februari-8 Maret 2021 menemukan elektabilitas Ganjar Pranowo di 13,2%, sementara Puan Maharani di 5,7%.

Indonesia Political Opinion memotret pada survei 10 Maret-4 April 2021, elektabilitas Ganjar Pranowo di 12,6%, sementara Puan Maharani 1,6%.

Sementara survei oleh Indikator Politik Indonesia pada 13-17 April 2021, Ganjar tetap teratas dengan 15,7%, sedang Puan hanya mendapat 2,9%.[beritasatu.com]

Post a Comment for "Selalu Unggul dalam Survei, Mungkinkah Ganjar Digaet Parpol Lain?"